Hubungan Toxic

Pertanyaan

Apa arti dari Hubungan Toxic?


Jawaban:

Dr. Lillian Glass, seorang ahli komunikasi dan psikologi yang tinggal di California, mengatakan bahwa dia menciptakan istilah Toxic Relationship (Hubungan Toxic) dalam bukunya “Toxic People”, mendefinisikan hubungan toxic sebagai hubungan apapun [antara orang-orang ] yang tidak saling mendukung, ada konflik dan yang satu berusaha melemahkan yang lain, di mana ada persaingan, di mana ada rasa tidak hormat dan kurangnya keterpaduan.[1]


Hubungan toxic adalah hubungan yang ditandai dengan perilaku di pihak pasangan secara emosional dan tidak jarang, secara fisik merusak pasangannya. Sementara hubungan yang sehat berkontribusi pada harga diri dan energi emosional kita, hubungan yang toxic merusak harga diri dan menguras energi.

Hubungan yang sehat melibatkan perhatian timbal balik, rasa hormat, dan kasih sayang, minat pada kesejahteraan dan pertumbuhan pasangan kita, kemampuan untuk berbagi kendali dan pengambilan keputusan, singkatnya, keinginan bersama untuk kebahagiaan satu sama lain. Hubungan yang sehat adalah hubungan yang aman, hubungan di mana kita bisa menjadi diri kita sendiri tanpa rasa takut, tempat kita merasa nyaman dan aman.

Hubungan toxic, di sisi lain, bukanlah tempat yang aman. Hubungan toxic ditandai dengan rasa tidak aman, egois, dominasi, kendali. [2]

Referensi

Referensi
1https://time.com/5274206/toxic-relationship-signs-help/
2https://healthscopemag.com/health-scope/toxic-relationships/